Laptop sudah menjadi barang yang mainstream di jaman sekarang. Beberapa orang malah lebih memilih laptop kebanding PC. Alasan utama biasanya karena mobilitasnya. Karena masalah mobilitas ini, semua orang tau bahwa mengupgrade komponen laptop cukup susah. Kebanyakan hanya sebatas RAM, HDD, SSD, WiFi Card, dan layar. Tapi tahukah kalian, bahwa sebenarnya prosesor laptop juga bisa di ganti lho. Beberapa laptop tipe lama bisa mengupgrade prosesor dengan mudah sekali.

Sebelum itu, ada beberapa hal yang harus kalian tau tentang upgrade prosesor laptop.

1. Upgrade prosesor laptop lebih beresiko kebanding upgrade prosesor PC. DWYOR

2. Upgrade prosesor laptop hanya bisa dilakukan untuk socket PGA saja. Untuk soket BGA, hampir mustahil untuk mengupgradenya. Karena kita harus mereballnya yang biayanya mahal dan gak worth.

 untuk mengecek tipe socket, silahkan download CPU-Z disini, buka CPU-Z, dan lihat bagian “package” liat tipenya apakah PGA atau BGA

3. Untuk prosesor Intel, upgrade prosesor hanya bisa untuk generasi Ivy Bridge kebawah saja. Karena generasi terbaru sudah memakai socket BGA. Jadi yang memakai Intel Haswell, Broadwell, Skylake, Kabylake, Atom series dan Celeron series, sayang sekali tidak bisa. Untuk melihat informasi prosesor Intel silahkan lihat di ark.intel.com dan cari model prosesor yang diingankan. *untuk beberapa prosesor celeron dan Haswell yang menggunakan socket G3 mungkin bisa. tapi sangat jarang ditemukan.

4. Untuk prosesor AMD, untuk seri 2012 keatas, kebanyakan sudah socket BGA. Untuk beberapa AMD APU yang genereasi 1 dan 2, mungkin beruntung prosesornya masih menggunakan socket PGA. Sayangnya AMD tidak mempunyai website official untuk mengecek spesifikasi semua prosesornya. Untuk mengecek prosesor yang diinginkan, silahkan kunjungi notebookcheck.net


5. Sebelum membeli prosesor/kanibal prosesor dari laptop lain, harap gunakan prosesor yang generasi sama, TDP sama, jumlah core sama. Ini bertujuan agar tingkat keberhasilannya tinggi. Menggunakan TDP/core yang lebih tinggi, bisa menyebabkan sistem tidak stabil/tidak hidup sama sekali. Jika bisa boot, kemungkinan besar AC Adapter/charger laptop kalian tidak kuat memberi daya yang dibutuhkan. Sehingga saat charge laptop akan memakan daya baterai, dan jika tidak ada baterai, maka biasanya laptop akan mati atau underclock dan undervolt yang menyebabkan performa tidak maksimal.

Selain itu sistem pendinginan laptop mungkin saja tidak kuat menahan TDP lebih tinggi. Sehingga membuat prosesor kepanasan dan mati dalam beberapa menit. Banyak sekali kasus di internet yang mengupgrade prosernya dari Pentium series ke Core i7 series tipe high-end dan menuju kematian dalam beberapa menit karena heatsink tidak mampu menahan panasnya prosesor.

6. Lalu perhatikan chipset. Untuk kalian yang berada di Intel Sandy Bridge dan Ivy Pridge, dan AMD APU generasi 1 dan 2, mungkin kalian sadar bahwa sebenaranya tipe socketnya sama. Eits, tapi belum tentu mereka bisa dipasang di laptop kalian. Banyak kasus di internet berhasil mengupgrade Intel Sandy Bridge ke Intel Ivy Bridge karena laptop mereka memakai chipset Intel HM7x series yang emang di desain untuk Ivy Bridge. Tapi kita tidak bisa memasang prosesor Intel Ivy Bridge yang memakai chipset Intel HM6x series. Karena memang tidak support dengan chipsetnya. Untuk AMD APU generasi 1, tidak bisa memakai AMD APU generasi ke 2, tetapi AMD APU generasi 2 bisa memakai semua prosesor generasi 1 dan 2. Silahkan cek tipe chipset kalian dengan aplikasi CPU-Z, pindah ke tab “Mainboard” dan lihat pada bagian “Southbridge”. Untuk mengecek prosesor yang di dukung oleh chipset kalian, bisa di cek di cpu-upgrade.com

 Screenshot laptop yang menggunakan Intel HM65:

7. Jika laptop tidak mau hidup, harap di cek pemasangannya. Jika masih tidak bisa, kemungkinan besar BIOS laptop di lock agar tidak bisa pakai prosesor lain. Untuk kasus ini, kita cuma bisa pasrah.

8. Mungkin agak aneh, tapi prosesor laptop dan desktop tidaklah sama :’v jadi jangan berharap bisa masang prosesor desktop di laptop.
 
9. Silahkan liat di YouTube cara membongkar laptop kalian. dan liat saat bagian membuka heatsink. lihatlah pada bagian prosesor. Lihat apakah di atas prosesornya ada pengait minus. Jika ada, selamat. Prosesor kalian bisa diganti .

ini foto contohnya :

10. Bila kalian ragu ingin membeli prosesor mana yang cocok. Coba liat tipe laptop kalian, lalu cari tipe yang sama dengan spek lebih tinggi. Biasanya laptop yang menyediakan tipe yang sama tapi spek prosesor beda, menandakan bahwa laptop itu punya motherboard yang sama dan BIOS yang sama. Sehingga 90% kemungkinan dengan prosesor yang lebih tinggi yang dipakai di tipe sama spek tinggi, bisa dipakai di laptop kalian juga.

11. Jika kalian ingin beli prosesornya, silahkan cari di toko online seperti Tokopedia, Bukalapak, Kaskus FJB. Saran saya sih di Kaskus FJB karena banyak yang ngerti dan dapet banyak support. Atau kalian bisa mencari kanibalannya di tempat servis laptop dan mencari laptop mati total. Atau jika kalian benar benar niat, bisa membelinya di eBay dan Amazon. cuma akan memerlukan waktu yang lama dan ongkos yang cukup mahal.

12. Jika kalian peduli dengan garansi, lupakan saja tutorial ini.

Ok, ini adalah pengalaman asli saya. Jadi beberapa bulan lalu, laptop saya rusak. Dan akhirnya saya pun megang laptop adek saya. Laptop adek saya menggunakan Intel Core i3 2330M. Bagi saya, prosesor ini cukup untuk kegiatan sehari-hari. Tapi karena saya sering menjalankan VM dan browsing multitab+multi program, saya pun butuh prosesor yang lebih kencang. Nah, laptop saya yang rusak memakai Intel Core i5 2450M. Setelah saya cek sana-sini, saya pun menukar prosesornya, dan ternyata booting dan akhirnya bisa “hardcore” lagi :’v cara mengupgradenya simpel banget kok.

Disini saya akan memperlihatkan cara saya mengganti prosesor laptop adek saya. Laptop adek saya Lenovo G470. Beruntung bagi saya, ganti prosesor di laptop ini gampang banget. cukup buka tutup belakang, buka baut fan, buka baut heatsink, dan prosesor sudah bisa di akses.

 *mohon maaf dengan fotonya yang blur dan banyak noise. harap dimaklumi cuma memakai HP dan kondisi cahaya yang kurang baik.

1. Bongkarlah laptop kalian hingga ketemu dengan prosesornya

2. Buka pengunci prosesor kearah kanan dengan obeng – (minus)  hingga terasa bunyi “klik”

3. Siapkan prosesor yang akan dipasang. Disini saya mengambil dari laptop saya yang rusak

4. Angkat prosesor dengan memegangnya di bagian kanan dan kiri prosesor dan pasangkan prosesor baru ke socketnya. Harap berhati-hati saat memasangnya

Perlu diingat saat memasang prosesor, pastikan bagian segitiga emas prosesor di taruh di segitiga di socket. Jika pas, maka prosesor akan masuk dengan sendirinya. Jika tidak masuk, maka posisi salah dan jangan dipaksa masuk!. Jika sudah masuk kunci kembali prosesor dengan menggeser pengaitnya ke kiri dengan obeng – (minus)

5. Jika sudah, beri thermal pasta secukupnya, dan satukan kembali semua komponen laptop.

Dan inilah hasinya

Sebelum di upgrade :

Sesudah di upgrade :

CPU-Z :

Dan sukses! yeay! :’v

Untuk masalah driver, sebenarnya tidak jauh berbeda. Saya sendiri cuma perlu mengganti driver Intel HD 3000 ketika menukar prosesor ini.

Gimana rasanya gan? Jadi wus-wus?

Ya, tentu saja ada perbedaan. Terutama karena Core i5 punya Turbo Boost dan clock lebih tinggi sehingga hasilnya jauh berbeda di lingkungan sehari-hari. dari sisi performa GPU pun tidak jauh berbeda. Yang berbeda Intel HD 3000 di Core i5 cuma clock yang lebih tinggi. Dan penggunaan baterai lebih boros. Karena prosesor yang menggunakan Turbo Boost bisa melewati batas TDPnya beberapa watt dalam beberapa detik. Ini akan terasa ketika kita memakai High Performance + Gaming. ketika memakai Core i3 baterai bertahan di 1 jam 20 menit, saat ke Core i5 jadi 40 menit kurang :’v. Bagaimana dengan suhu? suhu cuma naik sekitar 4 derajat. Lumayanlah.

Kesimpulannya adalah bisakah mengupgrade prosesor laptop? jawabannya adalah tergantung jenis laptop kalian. Ada yang bisa ada yang tidak. Mengganti prosesor laptop juga memiliki batasan yang lumayan banyak dan memikirkan aspek yang lebih banyak. Tapi jika kalian memakai laptop generasi lama, dan memakai spesifikasi rendah dan tidak punya duit banyak untuk beli laptop baru, mungkin ini bisa dicoba.

Jika ada pertanyaan silahkan mulai diskusi di Group Facebook kami.

Sekian :’v

-Leji Snysorb : fb.com/hasel17